Ujian Berikutnya

Ujian Berikutnya

Saya tidak bisa terus menerus menuruti ego dan harga diri saya yang terlampau tinggi ini dan berharap semuanya akan sama saja seperti sebelumnya. Tidak. Kali ini berbeda, sungguh berbeda. Dan untuk pertama kalinya selama 2-3 tahun terakhir ini, saya mempersiapkan ujian terakhir ini dengan sepenuh hati dan persiapan yang matang, bahkan semenjak H-7 sebelumnya. Kuliah di Tiongkok memang beda!

Tidur agak larut, tetap berkutat dengan istilah-istilah aneh yang terdengar seperti nama spesies alien yang baru ditemukan seperti Hypoxanthine-Guanine Phosphoribosyl Transferase/HGPRT, Cetuximab, Erbitux, dan masih banyak lagi, yang jika terus menerus diperhatikan akan menimbulkan pertanyaan: Apakah orang-orang yang memberi nama pada senyawa-senyawa tersebut merupakan orang yang kelewat kreatif atau justru memiliki selera yang agak aneh dalam memberikan nama? Saya jadi penasaran nama apa yang mereka beri untuk anak-anak mereka 🙂

Anyway, perjuangan yang saya lakukan selama seminggu itu, di luar dugaan saya, ternyata memberikan hasil yang luar biasa. Tidak ada satu soal pun yang tidak bisa saya jawab dengan yakin selama ujian. Walau pun ada beberapa soal yang belum pernah saya ketahui sebelumnya, namun sepertinya otak saya menjadi lebih jernih dan gampang untuk berpikir, hingga saya menemukan jawabannya.

Entah kenapa, akhirnya saya merasa telah menemukan keindahan dan kenikmatan tersendiri dalam belajar. Sebuah perasaan yang sudah lama saya cari-cari. Sebuah perasaan yang sempat menjadi bagian dari diri saya dahulu namun tiba-tiba menghilang. Dan sepertinya, kini saya telah menemukan salah satu kepingan dari diri saya yang sempat hilang dan terserak tercerai berai entah di mana. Sebuah perasaan yang sangat fantastis dan menakjubkan. Saya merasa dapat melakukan apa pun. Sebuah perasaan percaya diri yang sungguh berbeda dengan apa yang biasanya saya alami.

kuliah di tiongkok
Kompetisi Akademik.

Oleh karena itu lah, saya berpikir untuk ikut membagikan keindahan ilmu pengetahuan kepada kalian, para pembaca blog saya. Tentu saja ilmu yang dimaksud sesuai dengan bidang yang tengah saya tekuni saat ini: Kedokteran.

Jadi, di beberapa tulisan saya ke depannya akan saya posting tentang apa saja yang sudah saya pelajari sampai saat ini dengan penyampaian yang cukup unik dan berbeda.

Karenanya, saya akan menggabungkan 2 hal yang paling saya cintai saat ini: Ilmu Kedokteran dan Seni Menulis.

Selamat menikmati!

NB: Jika kalian merasa konten blog ini menarik, bisa like Facebook: CalonDokter, untuk update postingan berikutnya.

Ditunggu komentar, kritik & sarannya agar CalonDokter semakin berkembang!

Pernah terbit di:

http://nikkoakbar.blogspot.com/2016/01/ujian-part-2.html

Ujian Pertama di Kampus Tiongkok

Ujian Pertama di Kampus Tiongkok

Ujian! Kata itu, terlepas di mana pun, kapan pun, dan siapa pun, seringkali menjadi momok yang cukup menyita waktu dan perhatian. Terlebih lagi untuk kami, sekumpulan anak rantau yang tengah menuntut ilmu kedokteran di Negeri Panda ini. Terlebih lagi, Biokimia merupakan mata kuliah yang bisa dibilang cukup ‘berat’ untuk semester ini. Yaahh, walaupun para senior mengatakan bahwa masih banyak mata kuliah di universitas di Tiongkok ini yang jauh lebih “menantang” ke depannya. Sebut saja Anatomi Regional, Biologi Sel, Radiologi dan banyak lagi yang lainnyaaaa… 🙂 Seratus tiga.. eh… 🙂

Yes, perjalanan saya dan kawan-kawan di negeri kungfu ini masih panjang rupanya. Masih akan menginjak semester keempat, tentu saja masih banyak lika-liku dan tantangan baru yang tengah menanti kami di semester-semester berikutnya.

Kembali ke masalah ujian. Biokimia, merupakan mata kuliah yang terakhir kali ‘diujikan,  pada tanggal 13 Januari 2016 kemarin.  Bel pertanda ujian telah usai turut menandai akhir perjuangan kami untuk semester ini. Ya, mata kuliah yang paling susah sengaja ‘disajikan’ terakhir, persis seperti ketika bermain video gameBoss di setiap level permainan selalu dilawan terakhir. Dan, bisa saya katakan dengan bangga bahwa di level 3 (semester 3, red) ini saya berhasil menaklukkan ‘Boss’nya. Setidaknya saya cukup yakin bahwa saya ‘menghajar’nya dengan tepat. K.O.

kuliah di tiongkok

Tentu saja hal itu tidak mudah. Dibutuhkan persiapan yang cukup matang untuk menghadap Boss di level ini. Saya yang dari dulu selalu terlalu PD, sehingga selalu merasa dengan tidak perlu belajar nilai ujian saya akan tetap baik-baik saja (dan faktanya memang selalu begitu), kini harus bersedia dan dengan rela tunduk pada kenyataan bahwa di ‘pertarungan’ kali ini, saya memerlukan persiapan yang matang.

Bersambung…

Pernah terbit di:

http://nikkoakbar.blogspot.com/2016/01/ujian.html

Keterangan gambar ilustrasi: gambar ini hanya sebagai ilustrasi, tidak mencerminkan “ujianku yang pertama”, tetapi ujianku yang ke sekian kalinya. Maklum, ujian pertama tak bisa kufoto. Aku: berdiri, nomor 2 dari kanan yang badannya gede itu. Itu temanku dari Denmark berdarah Irak. 

20 Fakta Menarik tentang Tiongkok

20 Fakta Menarik tentang Tiongkok

Ada 20 fakta menarik tentang Tiongkok, -yang terdeteksi sementara ini-,  akan membuat kamu yang akan kuliah dan tinggal di Tiongkok akan merasa betah di sana sekaligus bertanya-tanya apakah ini adalah Tiongkok, yang sering disebut Cina itu, adalah Cina yang sama yang sering dikritik karena dianggap kurang inovasi?

Selanjutnya kamu akan segera mengetahui bahwa kritikan itu ternyata tidak benar sama sekali.

Tiongkok, atau Cina memang memiliki sejarah peradaban di masa lalu yang gemilang ketika penemuan-penemuan luar biasa dibuat dan dibagikan dengan terhormat kepada seluruh dunia.

Penemuan ini masih bermanfaat bagi kita hingga kini. Misalnya penemuan seperti kompas, percetakan dan bubuk mesiu, juga tinta. Meskipun telah ada modifikasi, penemuan ini pertama kali dikembangkan oleh Cina dan ditransfer ke negara lain secara luas melalui perdagangan Silk Road (Jalur Sutra).

Di bawah ini saya telah mendaftar beberapa fakta menarik yang kurang diketahui umum tentang Tiongkok.

Sebagian besar dari fakta-fakta ini adalah penemuan, dan yang lain hanya beberapa pengetahuan umum yang kita semua harus tahu, namun, lain kali kamu menikmati kemewahan kertas toilet terbaik, ingat itu pertama kali dibuat di Cina dan dimaksudkan hanya untuk para kaisar dan bangsawan!

 

  1. Kompas

Kompas yang kita kenal sekarang ditemukan di Cina pada periode antara 475 SM-221 SM.

  1. Pembuatan kertas

Seni pembuatan kertas pertama kali dikembangkan di Cina oleh seorang pejabat bernama Cai Lun setelah percobaan jangka panjang menggunakan serat tanaman, kulit kayu, kain perca dan jaring ikan yang sobek.

  1. Pencetakan

Teknik pencetakan tipe bergerak pertama kali ditemukan di Cina dan pertama kali diperkenalkan ke Korea dan Jepang dan kemudian ke barat ke Persia dan Mesir.

  1. Pembuatan sutra

Seni kuno adalah rahasia yang dijaga ketat sehingga siapa pun yang memberikan rahasia kepada orang luar dianggap pengkhianat dan bisa menghadapi hukuman mati.

  1. Pendidikan

Siswa kelas empat diharapkan tahu lebih dari 2.000 karakter hanzi (huruf Cina). Sebelum meninggalkan perguruan tinggi, mereka harus tahu sekitar 4.000 hingga 5.000 karakter hanzi melalui penghafalan.

  1. Ukuran

 China adalah negara terbesar keempat di dunia dan terkadang sehari lebih cepat dari Amerika Serikat.

  1. Waktu

Tahukah Anda bahwa seluruh Tiongkok berada dalam satu zona waktu +8 jam terlepas dari ukurannya.

  1. Tembok Besar (Great Wall)

Tahukah kamu bahwa Tembok Besar Tiongkok adalah satu-satunya benda buatan manusia yang bisa dilihat dengan mata telanjang manusia dari luar angkasa.

  1. Bubuk mesiu

Bubuk mesiu pertama kali ditemukan oleh orang Cina untuk biskuit api yang juga pertama kali ditemukan oleh orang Cina.

 

  1. Peradaban

Selama 4.000 tahun terakhir, Tiongkok telah menjadi peradaban tertua yang berkelanjutan di muka bumi.

  1. Es krim

Tahukah kamu bahwa es krim adalah cemara yang ditemukan di Cina ketika orang Cina mengemas susu lembut dengan campuran nasi yang ditanam di bawah tumpukan salju.

  1. Kalender

Satu siklus lengkap dari kalender Cina memakan waktu 60 tahun. Ini berasal dari 2600 SM dan merupakan kalender tertua yang dikenal di dunia.

  1. Jembatan

Jembatan gantung pertama kali ditemukan di Cina pada 25 SM, 1800 tahun sebelum jembatan seperti itu dikenal di barat.

  1. Alam

Cina mengembangkan tiga tingkat surga – Surga, Bumi, dan Manusia yang sangat memengaruhi lukisan pemandangan dan pengaturan bunga.

15. Matematika Perhitungan pi ditemukan oleh Zu Chongzhi, seorang Cina yang menghitung nilai pi yang jatuh antara 3.1415926 dan 3.1415927 setelah 1.000 kali.

16. Sanitasi Kertas toilet pertama kali ditemukan di Cina pada akhir 1300 dan dimaksudkan hanya untuk kaisar. Sekarang dinikmati oleh semua orang.

17. Populasi Satu dari setiap lima orang di dunia adalah etnis / ras Cina.

18. Layang-layang Layang-layang adalah penemuan orang Cina.

19. Seni bela diri Ini banyak dipraktikkan di Tiongkok dan dikembangkan secara luas dari pertanian kuno dan metode perburuan.

20. Warna Merah dianggap sebagai warna keberuntungan di Tiongkok.

 

Disadur dari tulisan asli yang terdapat di:

http://blog.chinadaily.com.cn/blog-1825133-26570.html

Pengalaman Pertamaku di Tiongkok

Pengalaman Pertamaku di Tiongkok

2014. Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina. Ya, kata-kata itulah yang menjadi semangat serta motivasiku untuk memulai perjalanan panjangku ini. Sebuah perjalanan yang bermula dari sebuah mimpi. Sebuah perjalanan yang tak kusangka akan kulakukan saat ini. Sebuah perantauan panjang yang entah kapan akan berakhir. Inilah pengalaman pertamaku di negeri Cina atau yang kini disebut Tiongkok.

Kisah ini bermula dari sebuah kota kecil di Jawa Timur yang dikenal dengan nama Probolinggo. Kota yang mungkin masih belum cukup dikenal oleh kebanyakan orang namun menorehkan kisah yang cukup mendalam dan berarti bagiku. Hal yang semula menjadi kekecewaan, justru menjadi cambuk bagiku untuk keluar dari zona nyaman dan memulai perantauan. Dan setelah pencarian selama setahun, kini takdir telah menapakkan kakiku di sini, di negeri ‘legendaris’ yang bahkan tertera dalam sabda Sang Manusia Agung paling berpengaruh zaman ini. Dalam riwayat, beliau menyebut “Cina”.

Pertama kali menjejakkan kaki di negeri ini, ada perasaan haru, gembira, deg-degan dan segudang perasaan lainnya bercampur aduk menjadi satu. Tak kusangka hal yang selama ini hanya menjadi angan-angan bagiku, kini sungguh terjadi! Aku bisa kuliah di Cina! Kuhirup dalam-dalam udara kota Guangzhou, kota pertama yang kukunjungi dalam perantauanku di Cina ini, dan kupandangi jalanan, pertokoan serta bangunan lainnya dari kaca bis sembari mengingat perjuanganku untuk dapat sampai ke sini.

Namun, takdir tak membiarkanku untuk menetap, sebaliknya ia kembali menuntun langkahku menuju sebuah kota di sebelah barat daya daratan Cina: Chongqing. Tempatku menetap dan menuntut ilmu saat ini. Pertemuanku dengan berbagai macam manusia di sini, menyadarkan dan mengajariku tentang berbagai makna kehidupan. Jujur, aku bukanlah seseorang yang bisa dibilang gentleman, pengertian, lembut dan segudang kriteria manusia, bahkan lelaki, sempurna lainnya. Aku yang selama ini acuh tak acuh akan sikapku yang terkadang menyakiti dan menyinggung perasaan orang lain, kini mulai menyadari ketidaksempurnaan diri ini. Mulai menyadari ada beberapa hal yang harus kuubah guna menjadikan diri ini lebih baik lagi. Semua itu terjadi karena pertemuanku dengan manusia-manusia baru di kota perantauanku ini.

pengalaman pertamaku di tiongkok
2014, tiba di Chongqing

Bagiku, tempat ini menyimpan banyak kesan semenjak aku memutuskan menetap sementara waktu ini. Banyak hal yang kurasa merupakan bagian dari alur takdir yang memang ditujukan kepadaku, yang memang menuntunku untuk ke sini. Walaupun, jujur, aku merasa ilmu-ilmu teknis yang kudapat di sini masih sangatlah minim, namun ilmu-ilmu kehidupan justru membanjiri, bahkan serasa menohok kesadaranku akan kealpaan diri selama ini. Dan justru hal itulah yang memicuku untuk menjadi pribadi yang jauh lebih baik ke depannya. Aku merasa, inilah suatu fase dalam hidupku ketika aku harus mulai  melihat dengan mata kepalaku sendiri dan belajar menyikapi beragamnya corak kehidupan dan manusia di luar lingkungan awalku.

Semua ini, aku yakin, merupakan skenario Sang Sutradara Agung yang sedang menyiapkanku untuk sesuatu yang lebih besar nantinya.

Terima kasih Tuhan atas segala kesempatan langka ini, aku sangat bersyukur dan pasti akan kumanfaatkan sebaik-baiknya. ***

Ditulis oleh:

Nikko Akbar

Chongqing.

Pernah terbit di:

http://nikkoakbar.blogspot.com/2015/10/pengalaman-perdana-di-negeri-tirai-bambu.html

 

 

Tiongkok Siapkan Beasiswa S1-S3 Untuk Mahasiswa Indonesia

Tiongkok Siapkan Beasiswa S1-S3 Untuk Mahasiswa Indonesia

Jakarta – Antusias pelajar Indonesia belajar ke Republik Rakyat China dari tahun ke tahun semakin meningkat. Kedutaan China menyiapkan ratusan beasiswa jenjang S1 hingga S3 dari Pemerintah China tahun 2017.

“Sejak dari tahun 2015, jumlah beasiswa pemerintah Tiongkok ditambah dari 15 sampai 187, telah bertambah sebelas kali lipat. Pada tahun ini, pemerintah Tiongkok menyiapkan 197,” kata Konselor Budaya Kedutaan Besar China, Zhou Bin di Universitas Al-Azhar Indonesia, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (15/3/17).

Zhou mengatakan beasiswa yang dibuka yakni kuliah jenjang S1, S2, S3, serta scholar umum dan scholar senior yang bisa diikuti oleh dosen atau pengajar yang ingin penelitian atau disertasi. Program scholar umum adalah program non degree untuk mahasiswa kunjungan namun tetap mendapatkan ijazah.

Mahasiswa bisa mengajukan program beasiswa sesuai kebutuhannya dengan 279 pilihan Universitas di China. Ada 12 disiplin ilmu yang dibuka di antaranya ilmu sains, teknik, agronomi, kedokteran, ekonomi, hukum, manajemen, pendidikan, sejarah, sastra, filsafat dan llmu kesenian.

“Beasiswa penuh akan menanggung seluruh biaya kuliah, tunjangan biaya hidup, biaya akomodasi dan asuransi kesehatan komprehensif,” kata Zhou.

Tak hanya itu untuk memfasilitasi pelajar yang tidak bisa berbahasa Mandarin, pemerintah China juga menyiapkan kursus bahasa di universitas selama satu tahun. Zhou mengatakan seluruh biaya kuliah ditanggung oleh pemerintah China.

“Jika kemampuan bahasa Mandarin belum cukup, pemenang beasiswa akan dimasukkan ke perguruan tinggi Tiongkok yang ditentukan untuk belajar bahasa mandarin selama 1 tahun, biaya kuliahnya ditanggung oleh beasiswa pemerintah Tiongkok,” ungkap Zhou.

Zhou menyebut sudah ada kerja sama antara perguruan tinggi China dengan Indonesia. “Misalnya, Peking University dan Universitas Indonesia, Tsinghua University dan Institut Teknologi Bandung, Beijing Jiaotong University dan Universitas Surabaya serta universitas-universitas lainnya di Tiongkok dan Indonesia sudah menjalin hubungan kerja sama,” ucap Zhou.

“Sekarang Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Universitas Indonesia, Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Tiongkok dan lain-Iain membantu kami mempromosikan informasi pendaftaran Beasiswa Pemerintah Tiongkok,” tuturnya.

Dia berharap semakin banyak mahasiswa Indonesia memanfaatkan program Beasiswa Pemerintah China. Harapannya begitu lulus para mahasiswa ini bisa kembali ke Indonesia dan memberi sumbangsih untuk negara.

“Juga mahasiswa Indonesia belajar di Tiongkok bisa banyak mengenal kebudayaan Tiongkok dan bersahabat dengan mahasiswa Tiongkok, pada masa depan sebagai utusan mewarisi dan mengembangkan persahabatan Tiongkok dan Indonesia,” urainya.

Untuk bisa melihat persyaratan penerima beasiswa pemerintah China ini bisa mengunjungi website resmi Kedubes Republik Rakyat China di Indonesia http://id.chineseembassy.org/eng/whjy/lxxx/.

Sumber: https://news.detik.com/berita/d-3447396/china-siapkan-197-beasiswa-dari-s1-s3-untuk-mahasiswa-ri

 

  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

Copyright 2017 KuliahTiongkok.com
Design By: ZonaWeb.Co.Id

Perlu Bantuan? Silakan Chat Kami

Hallo. Selamat Datang di Website KuliahTiongkok.com. Silakan chat Customer Support kami di sini.

Bagian Penjemputan & Perbantuan di Tiongkok

Nikko

Online

Bagian Pendaftaran & Administrasi

Wawan

Online

Nikko

Hallo, saya Nikko. Ada yang bisa saya bantu terkait PENJEMPUTAN & PERBANTUAN DI TIONGKOK? 00.00

Wawan

Hallo, saya Wawan. Ada yang bisa saya bantu terkait PENDAFTARAN & ADMINISTRASI? 00.00